Liputan 24 Sumatera Selatan | Liputan 24 Indonesia
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 5:50 AM

Miris! 143 Pasutri di Muratara Ini Tidak Punya Buku Nikah, Ternyata ...

Miris! 143 Pasutri di Muratara Ini Tidak Punya Buku Nikah, Ternyata Karena

Ada sekitar 143 pasangan suami istri (pasutri) bakal mengikuti sidang isbat nikah yang bertempat di halaman kantor

Miris! 143 Pasutri di Muratara Ini Tidak Punya Buku Nikah, Ternyata KarenaistBuku Nikah

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Ada sekitar 143 pasangan suami istri (pasutri) bakal mengikuti sidang isbat nikah yang bertempat di halaman kantor Bupati Muratara. Rabu (6/12/2017).

Kegiatan ini digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Muratara, bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Muratara.< /p>

Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Muratara, Mustopa Yusuf, sebanyak 143 pasutri ini merupakan warga dari 7 kecamatan, yang mana mereka tidak memiliki buku nikah sejak menjalani ikatan suami istri.

"Iya, kita mengadakan sidang isbat nikah bagi 143 pasutri yang tidak memiliki buku nikah, setelah sidang nanti mereka akan mendapatkan buku nikah," katanya.

Lanjut Mustopa, ada beberapa hal yang menyebabkan pasutri yang sudah menikah namun tidak memiliki buku nikah, salah satunya karena kehilangan buku nikah.

"Yah mungkin sudah hilang, bisa juga tidak diambil karena biayanya mahal. Nah besok kita lakukan sidang isbatnya, semuanya gratis," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri menyatakan, 143 pasutri tersebut akan disidangkan oleh 4 orang hakim dari Pengadilan Agama Kota Lubuklinggau.

"Tujuan dari sidang isbat nikah itu untuk mengeluarkan akta nikah. Nah akta nikah ini salah satunya b erfungsi untuk mendaftar haji atau umroh, karena itu salah satu syaratnya," jelas Ikhsan.

Lanjutnya, 143 pasutri yang akan disidangkan terdiri atas pasutri yang menikah di bawah tangan atau nikah siri, serta pasutri yang menikah di bawah tahun 1974.

Penulis: Farlin Addian Editor: Melisa Wulandari Ikuti kami di Janda Kaya Raya Mengaku Bangga Sudah Ditiduri 100 Pria Beristri, Begini Alasannya Sumber: Google News | Liputan 24 Lubuklinggau

thumbnail

Posted by On 5:50 AM

Ustadz Qori Isi Tausyiah Peringatan Maulid Nabi di Kota Pagaralam

berita terkini ad

PAGARALAM- SUMSEL, (portalindonesia.co.id) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, yang mengusung tema “Jadikan hikmah Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas Akhlaq dalam mewujudkan Pagaralam S ecerah Alam." Pemerintah Kota Pagaralam pada peringatan Maulid ini menghadirkan Ustadz KH Muslih Qori dari Kabupaten Ogan Ilir untuk mengisi Tausiyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Akbar Gunung Gare, Rabu (6/12/2017).


Pada ceramahnya Ustadz KH Muslih Qori menekankan pentingnya mengingat Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan sehari-hari.

"Nabi Muhammad merupakan suri tauladan, manusia pilihan Allah SWT yang di utus untuk menyempurnakan akhlaq manusia, jadi sebagai umat Muhammad sepatutnya kita menghidupkan Sunah Sunahnya dalam kehidupan sehari-hari,"

Ustadz KH Muslih Qori dalam Tausiyahnya juga menyampaikan bahwa meneladani Nabi Muhammad SAW adalah menampilkan akhlak yang sebaik-baiknya kapanpun dan dimanapun. "Umat Islam harus selalu menampilkan akhlaq yang terbaik sesuai yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, " ujarnya.

Sementara itu Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati mengatakan, tuj uan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah, baik antara Pemerintah Kota dengan masyarakat Pagaralam, maupun sesama muslim umat Nabi Muhammad SAW.

"Peringatan Maulid Nabi bernilai positif guna mendorong peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjadikan Nabi Muhammmad SAW sebagai teladan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

Reporter : Lian ugansyah
Editor : Fajar
Sumber: Google News | Liputan 24 Pagar Alam

thumbnail

Posted by On 2:33 AM

Inovasi Desa di Kabupaten Muba Menjadi Contoh Skala Nasional

KEMAJUAN pesat di 227 Desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai dilirik Pemerintah Pusat, tidak hanya percepatan pembangunan infrastruktur tetapi Desa-Desa di bumi Serasan Sekate tersebut dinilai jadi etalase nasional dalam pengembangan inovasi Desa yang menjadi bagian peningkatan kesejahteraan warga Pedesaan di Muba.“Desa-Desa di Muba ini sangat mandiri, dan pengembangan inovasinya patut menjadi contoh di skala nasional, saya terus terang kagum dengan cara Bupati-nya mengembangkan Desa di Muba dengan program-program terobosan,” ujar Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Dr Taufik Majid di sela Pembukaan Forum Rembug Desa dan Bursa Inovasi Desa di Stable Be rkuda Sekayu, Selasa (5/12).Dikatakan, potensi kekayaan sumber daya alam yang diimbangi dengan kreatifitas sumber daya manusia-nya di Muba tampaknya sangat di support Pemerintah Kabupaten Muba.“Bahkan, banyak inovasi yang tergabung didalam BumDes di Muba ini akan menjadi prioritas perhatian kami ke depan untuk terus di support,” ungkapnya.Lanjutnya, salah satu program unggulan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes DTT) bakal diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan salah satunya Bursa Inovasi Desa. “Potensi Muba ini sangat baik dan dipimpin oleh orang baik pula yang komitmen mensejahterakan masyarakat Pedesaan, tentu ini dikawal terus,” terangnya.Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan Kabupaten Muba begitu banyak produk unggulan yang terpusat di Desa-Desa. “Jadi bursa inovasi di Muba ini bukan hanya ceremonial saja, tetapi sudah terbukti implementasinya di lapangan yang berdampak mendongkrak kesejateraan masyarakat Desa,” tuturnya. [manaberita.com]
Sumber: Google News | Liputan 24 Sekayu

thumbnail

Posted by On 2:33 AM

Inovasi Desa di Kabupaten Muba Menjadi Contoh Skala Nasional

KEMAJUAN pesat di 227 Desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai dilirik Pemerintah Pusat, tidak hanya percepatan pembangunan infrastruktur tetapi Desa-Desa di bumi Serasan Sekate tersebut dinilai jadi etalase nasional dalam pengembangan inovasi Desa yang menjadi bagian peningkatan kesejahteraan warga Pedesaan di Muba.“Desa-Desa di Muba ini sangat mandiri, dan pengembangan inovasinya patut menjadi contoh di skala nasional, saya terus terang kagum dengan cara Bupati-nya mengembangkan Desa di Muba dengan program-program terobosan,” ujar Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Dr Taufik Majid di sela Pembukaan Forum Rembug Desa dan Bursa Inovasi Desa di Stable Be rkuda Sekayu, Selasa (5/12).Dikatakan, potensi kekayaan sumber daya alam yang diimbangi dengan kreatifitas sumber daya manusia-nya di Muba tampaknya sangat di support Pemerintah Kabupaten Muba.“Bahkan, banyak inovasi yang tergabung didalam BumDes di Muba ini akan menjadi prioritas perhatian kami ke depan untuk terus di support,” ungkapnya.Lanjutnya, salah satu program unggulan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes DTT) bakal diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan salah satunya Bursa Inovasi Desa. “Potensi Muba ini sangat baik dan dipimpin oleh orang baik pula yang komitmen mensejahterakan masyarakat Pedesaan, tentu ini dikawal terus,” terangnya.Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan Kabupaten Muba begitu banyak produk unggulan yang terpusat di Desa-Desa. “Jadi bursa inovasi di Muba ini bukan hanya ceremonial saja, tetapi sudah terbukti implementasinya di lapangan yang berdampak mendongkrak kesejateraan masyarakat Desa,” tuturnya. [manaberita.com]
Sumber: Google News | Liputan 24 Sekayu

thumbnail

Posted by On 2:02 AM

Layanan Hukum di Muara Enim Tidak Melihat Latar Belakang dan ...

MUARAENIM, Penasumatera.co.id â€" Pemerintah Kabupaten Muara Enim Melalui Bagian Hukum Menggelar Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Azasi Manusia (RANHAM) 2017 berlangsung di Ballroom Griya Sintesa Muara Enim. (6/12/17) dihadiri oleh SKPD Tenaga pendidik dan undangan Dalam kabupaten Muara Enim.

Acara dibuka oleh Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar melalui Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Drs M.Teguh Jaya MM.

Kepada Nara Sumber, Teguh Jaya menyapa Kepala Divisi pelayanan Hukum dan Ham Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sumsel . Sukamta SH MH dan Kepala Sub Bidang pemajuan Ham kantor wilayah kementerian hukum dan Ham Sumsel .Hamsir SH .Selamat Datang di Bumi Serasan Sekundang ungkapnya.

Hak Asasi Manusia a dalah separangkat hak manusia yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrahnya yang wajib di hormati.dan di lindungi oleh Hukum. Pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat martabat manusia.

Pada saat ini Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi berupa Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2015 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi

Manusia Tahun 2015-2019 sebagai bentuk Penghormatan, Penguatan, Penegakan dan Pemenuhan Hak tanggung jawab dari Pemerintah untuk Masyarakat. Berdasarkan pasal 5 ayat (3) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Perlindungan khusus kepada kelompok masyarakat rentan termasuk fakir miskin sudah di implementasikan oleh Pemerintah Kebupaten Muara Enim dengan menerbitkan Peraturan Daerah Kebupaten Muara Enim Nomor 14 Tahun 2015 tentang Bantuan Hukum Gratis, bantuan hukum tersebut di berikan kepada masyarakat miskin yang berada di Kebupaten Muara Enim.

Tanggung jawab Pemerintah Daerah di bidang Hak Asasi Manusia dalam bentuk pemberian bantuan dilaksanakan tanpa memandang perbedaan manusia atas dasar agama, jenis kelamin, suku, ras, etnis, kelompok, golongan, politik tertentu dalam mewujudkan keadilan dan persamaan di depan hukum Republik Indonesia yang di tuangkan dalam Nawacita.

Untuk itu Pemerintah menyempurnakan dan melaniutkan Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusian (RANHAM) 2011-2014 dengan mengintegrasikan nilai~nilai keadilan, kemanusiaan dan inklusivitas kelompok rentan kedalam Satu Rencana Aksi Nasional Yaitu Rencana Aksi Nas ional Hak Asasi Manusia (RANHAM) 2015-2019.

“Untuk itu Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Bagian Hukum menyelenggarakan Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Tahun 2017, memberikan pemahaman kepada Para Tenaga Pendidik Dan Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. pungkasnya. (ADV .Jazzi)

Sumber: Google News | Liputan 24 Muara Enim

no image

Posted by On 2:02 AM

Kondisi Jembatan Penghubung Pagaralam dan Lahat Bahayakan ...

Kondisi Jembatan Penghubung Pagaralam dan Lahat Bahayakan Pengendara

Pemkot Pagaralam sama sekali tak bertindak meski warga mengeluhkan kondisi tersebut.

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

TRIBUNNEWS.COM, PAGARALAM - Jembatan Endikat, penghubung Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat, mengalami kerusakan. Badan jembatan jebol.

Kondisi yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, bisa membahayakan pengendara yang melintas.

Pemkot Pagaralam sama sekali tak bertindak meski warga mengeluhkan kondisi tersebut.

Santo (53), warga Mingkik, Kecamatan Dempo Selatan, berharap Presiden Joko Widodo atau Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin turun tangan.

"Kami berharap agar Bapak Presidan dan Guber nur segera memperbaiki jembatan tersebut. Kalau tidak maka sangat berbahaya bagi pengendara," ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga (BM) Dinas PUPR Kota Pagaralam H Ardiansyah mengatakan, memang kondisi jalan negara di Kota Pagaralam cukup memprihatinkan. Jembatan Endikat satu di antaranya.

"Sudah kita laporkan kepada pihak yang berwenang mengenai kerusakan jalan negara ini. Informasi yang kita dapat, 2018 diperbaiki. Untuk itu, masyarakat harus bersabar," jelasnya.(*)

Editor: Willem Jonata Sumber: Sriwijaya Post Ikuti kami di Dituding Siarkan Langsung Pornografi Anak di Facebook, TKW Ini Alami Nasib Apes Sumber: Google News | Liputan 24 Lahat

no image

Posted by On 2:02 AM

Kondisi Jembatan Penghubung Pagaralam dan Lahat Bahayakan ...

Kondisi Jembatan Penghubung Pagaralam dan Lahat Bahayakan Pengendara

Pemkot Pagaralam sama sekali tak bertindak meski warga mengeluhkan kondisi tersebut.

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

TRIBUNNEWS.COM, PAGARALAM - Jembatan Endikat, penghubung Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat, mengalami kerusakan. Badan jembatan jebol.

Kondisi yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, bisa membahayakan pengendara yang melintas.

Pemkot Pagaralam sama sekali tak bertindak meski warga mengeluhkan kondisi tersebut.

Santo (53), warga Mingkik, Kecamatan Dempo Selatan, berharap Presiden Joko Widodo atau Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin turun tangan.

"Kami berharap agar Bapak Presidan dan Guber nur segera memperbaiki jembatan tersebut. Kalau tidak maka sangat berbahaya bagi pengendara," ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga (BM) Dinas PUPR Kota Pagaralam H Ardiansyah mengatakan, memang kondisi jalan negara di Kota Pagaralam cukup memprihatinkan. Jembatan Endikat satu di antaranya.

"Sudah kita laporkan kepada pihak yang berwenang mengenai kerusakan jalan negara ini. Informasi yang kita dapat, 2018 diperbaiki. Untuk itu, masyarakat harus bersabar," jelasnya.(*)

Editor: Willem Jonata Sumber: Sriwijaya Post Ikuti kami di Dituding Siarkan Langsung Pornografi Anak di Facebook, TKW Ini Alami Nasib Apes Sumber: Google News | Liputan 24 Lahat