GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bamsoet: Tindak Tegas Makelar Tanah di Jambi dan Sumatera ...

Bamsoet: Tindak Tegas Makelar Tanah di Jambi dan Sumatera ...

BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Komisi II, III, dan Komisi IV DPR meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah (…

Bamsoet: Tindak Tegas Makelar Tanah di Jambi dan Sumatera ...

BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Komisi II, III, dan Komisi IV DPR meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jambi, Kepolisian RI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama dengan Satuan Patroli Hutan, untuk dapat menghentikan kegiatan jual-beli lahan hutan oleh makelar tanah. Hal tersebut diutarakan Bambang menyikapi kasus terkait lebih dari 20.000 hektar dari 98.555 lahan hutan negara diareal restorasi ekosistem harapan, perbatasan Jambi dan Sumatera Selatan, diperjual belikan secara obral oleh makelar tanah. "Mengungkap serta menindak tegas pelaku-pelaku yang terlibat dalam kegiatan jual-beli lahan hutan tersebut," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/10/2018). Bambang juga mendorong Komisi II dan Komisi IV meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang , Badan Pertanahan Nasional bersama KLHK untuk melakukan pendataan dan pemetaan terhadap hutan yang ada di Indonesia. "Secara khusus yang berada di Jambi guna mengetahui secara pasti mana hutan negara, mana hutan produksi sehingga kasus jual-beli lahan hutan dapat diminimalisir dan dihindari," katanya. Lebih lanjut Bambang mendorong Komisi III DPR meminta Kepolisian dan Kepolisian Daerah segera memproses lahan hutan yang sudah diperjual-belikan tersebut, dan mengembalikan lahan hutan tersebut sesuai peruntukan dan fungsinya. Selanjutnya Bambang mendorong Komisi II DPR meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk melakukan sosialisasi kepada warga bagaimana cara untuk memiliki lahan hutan untuk usaha, agar warga tidak dirugikan sebagai akibat ulah makelar tanah.

Tag

Sumber: Berita Sumatera Selatan

No comments